Kamis, 17 Sep 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Muh. Ilham pada Tak Berkategori
9 Agu 2026 10:28 - 2 menit reading

Bangun Generasi Qur’ani, KKN-T Nobel Posko 20 Salurkan Al-Qur’an ke TPA di Sikkuale

PINRANG — Semangat membangun generasi yang cinta Al-Qur’an mendapat perhatian dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Nobel Posko 20 Desa Sikkuale, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang. Di tengah pelaksanaan pengabdian masyarakat, mahasiswa memilih pendidikan keagamaan sebagai salah satu ruang untuk meninggalkan manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat.

Melalui program tersebut, KKN-T Nobel Posko 20 menyalurkan sejumlah Al-Qur’an ke lima Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Desa Sikkuale. Bantuan itu diperuntukkan bagi 104 santri yang aktif mengikuti proses pembelajaran di masing-masing TPA.

Bagi para mahasiswa, keberadaan TPA memiliki peran penting dalam mengenalkan pendidikan Al-Qur’an kepada anak-anak sejak dini. Karena itu, ketersediaan Al-Qur’an sebagai media utama pembelajaran menjadi salah satu hal yang perlu mendapat dukungan.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi santri dan pengajar dalam menjalankan aktivitas mengaji. Al-Qur’an yang diberikan juga diharapkan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan selama mahasiswa berada di Desa Sikkuale.

Koordinator Desa KKN-T Nobel Posko 20, Muh Ilham Haeruddin, mengungkapkan bahwa program tersebut lahir dari keinginan mahasiswa untuk menghadirkan kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan Al-Qur’an ini dapat memberikan manfaat bagi para santri dan pengelola TPA. Semoga apa yang kami lakukan dapat menjadi bagian kecil dari upaya bersama dalam mendukung pendidikan keagamaan di Desa Sikkuale,” ujar Muh Ilham Haeruddin.

Selain menjadi bagian dari program kerja, penyaluran Al-Qur’an tersebut turut membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat. Pertemuan dengan para pengelola TPA dan santri menjadi bagian dari proses mahasiswa memahami kehidupan serta kebutuhan masyarakat selama menjalankan KKN-T.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata bahwa pengabdian mahasiswa dapat dilakukan melalui berbagai sektor, termasuk pendidikan keagamaan. Dengan dukungan yang sederhana namun tepat sasaran, mahasiswa berharap dapat ikut memperkuat aktivitas pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak di Desa Sikkuale.

Lebih jauh, KKN-T Nobel Posko 20 berharap bantuan tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan para santri dalam mengenal dan mencintai Al-Qur’an. Sebab, membangun generasi Qur’ani tidak hanya membutuhkan proses pembelajaran, tetapi juga dukungan lingkungan dan sarana yang memadai.

Selama menjalankan KKN-T di Desa Sikkuale, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, mahasiswa KKN-T Nobel Posko 20 berkomitmen untuk terus menjalankan program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

“Bersama Berkarya, Bermakna untuk Sikkuale.”